NYALA FEBRINEATI PRAMONO - Yang Diam-diam Diaminkan (LCP 48)

📅 23 Agustus

 Yang Diam-diam Diaminkan

Karya: NYALA FEBRINEATI PRAMONO


Sepanjang gulita,
Kutokohkan pinta pada gerbang keabadian,
dengan lafaz sunyi yang tak lekang oleh waktu:
"Bila bukan dia suratan-Mu, biarkan relung hati ini rela melepaskan jejak."
Namun Engkau paham,
terkadang sajak-sajak pengharaanku
merajut kebohongan lebih mahir dari isak bibirku.

Sebab melupakan hanyalah
kelambu halus penutup harap yang menolak mati.
Di palung jiwa,
aku tak pernah merelakan namanya lepas,
aku hanya letih memanggul rindu yang terkatung-katung tanpa pelabuhan.

Bukan lupa yang ku pinta,
melainkan hanya ingin karib dengan kenangan.

Bukan sekadar singgah yang lekas pergi,
melainkan takdir yang merajut temu sekali lagi,
saat jagat raya lelah mengerat gegap.
bukan lagi tamu yang datang lalu lenyap.
Dan jika bahagia itu terlalu tinggi untuk kugapai,
juga jika semesta tak lagi melakukan
sebuah perpisahan sebagai hobi,
izinkan aku tetap memeluk kenang dalam sepi,
merawat rindu tanpa perlu meratap nyeri.




Situbondo, 19 Agustus 2026