Dibaca: Memuat...
Ketika Doa Menjadi Cahaya
Karya: Oktavianus EvanDi atas tanah yang kehilangan cahaya,
kami berjalan tanpa arah,
tersesat dalam kabut kegelapan.
Namun di tengah pekatnya malam,
kami menyatukan doa,
menanti cahaya-Mu menuntun langkah menuju harapan.
Menyatukan hati dalam satu doa,
menghadap kepada-Nya, memohon setitik cahaya.
Namun pelita yang sempat redup kembali menyala,
menerangi jalan yang samar,
yang hampir ditelan pekatnya angin malam.
Air mata di kala itu menjadi saksi,
bahwa Engkau telah menjawab doa kami.
Kami yang dahulu terpecah oleh amarah,
kini bergandengan dalam cahaya-Mu.
Di hadapan terang yang menyinari langkah,
kami menemukan kembali jalan pulang.
Tiada kata selain syukur,
sebab Engkau menyatukan hati yang pernah berjauhan,
mengubah gelap menjadi cahaya,
dan menjadikan doa kami
sebagai jembatan menuju persatuan.
Pontianak, 11 Agustus 2026