batu namun beda
Karya: RANIA ARRIVA RAHMA ZAIFUBatu memang serupa batu lainnya di mata dunia,
namun setiap batu menyimpan alur dan retaknya sendiri.
Lalu dapatkah dua batu yang sama tetap bersama,
meski norma menentang dan semesta menghakimi?
Aku mencintaimu,
sekeras batu karang di tepi pantai yang tak jera dihantam ombak.
Aku bertahan bukan karena ombaknya reda,
melainkan karena cintaku tak hendak sirna.
Biarlah lumut menggerogotiku perlahan,
biarlah pasir menimbun tubuhku dalam-dalam,
aku tetap di sini. Tetap mencintaimu.
Hanya satu yang perlu kusadari di ujung doa
adakah Tuhan memuji kesetiaan ini,
atau Tuhan membenci dua insan yang hanya ingin saling mencintai?
bandung 10 Agustus 2026