Mulut Bersabda Duri
Karya: Roby Muhammad MahibSekarang atau entah kapan,
Kau menimang-nimang bimbang.
Ragu memutus benalu bebal yang melekat dibadan.
Rasa tak pernah salah.
Karena nyaman ku memilihmu,
Berharap bisa terus disampingmu.
Tapi kau memaksa pergi.
Lubuk hatimu terseka oleh berhala diri,
Menutup pintu hati dengan mulut bersabda duri.
Ku hanya bisa berdo'a,
Agar kita bisa bersama,
Tanpa beban di hati tak berdosa.
Ponorogo, 12 Agustus 2026