Arah yang Berbeda Jalan
Karya: Sinta Wan AnggrainiKita pernah berjalan beriringan
Langkah selaras, pandangan searah
Namun ternyata–hati tak selalu berjalan seiring
Dan iman, tak selalu sama arah
Kau memandang ke langit dengan caramu
Aku bersujud dengan bahasaku yang lain
Bukan salahmu, bukan pula salahku
Hanya saja–sumber cahayanya berbeda
Kita sama-sama mencari jalan pulang
Tapi rumah yang kita tuju, tak sama pintunya
Dan Tuhan yang kita temui, tak sama rasanya
Bukan berarti salah satu lebih benar
Bukan berarti salah satu lebih tulus
Hanya saja–keyakinan itu seperti jejak
Yang ditapak dengan langkah yang berbeda arah
Karena cinta saja tak cukup untuk menopang dua dunia
Maka kita berpisah bukan karena tak sayang
Tapi karena iman kita–tak sama arah
Dan memaksakan tetap bersama
Hanya akan membuat kita berdua–hilang arah
Pekanbaru, 30 Agustus 2026