Dibaca: Memuat...
Aku dan cakrawala
Karya: Soraya RamadhaniTuhan mempertemukan kita, bagai senja yang bersandar pada cakrawala— Tampak dekat. Namun, tak benar menyatu.
Kita berdiri di persimpangan yang berbeda. Menyebut Tuhan dengan cara yang tak sama.
Menapaki jalan yang berlainan, meski tujuan akhirnya tetap menuju-Nya
Aku mencintaimu tanpa sengaja. Sebagaimana pertemuan kita yang tak pernah direncanakan semesta.
Di setiap bait yang kutulis, selalu ada namamu, meski tak pernah kutorehkan dengan tinta.
Lantunan ayat-ayat yang dahulu seakan bercerita tentang kita, kini tak terdengar lagi dengan makna yang sama.
Perpisahan ini bukanlah suatu pilihan, bukan pula sesuatu yang pernah kita rencanakan. Hanya saja, takdir memilih agar kita saling mengenal, bukan saling memiliki.
Dari perpisahan ini, aku belajar bahwa cinta tak selalu meminta untuk ditinggal. Ada yang cukup dikenang, diikhlaskan dalam doa.
Terima kasih cakrawala—
Telah menjadi senja yang pernah singgah, meski akhirnya kembali pada arah yang berbeda.
Sampai bertemu.
Jika Tuhan berkehendak, dengan iman yang sama.
Jakarta, 03 Agustus 2026