Dibaca: Memuat...
Dua kubah, Satu Langit Karya: SUMAYYAH MEDINA ADNAN
Kita adalah dua musafir di satu padang
Berjalan beriringan memburu matahari yang sama
Namun saat malam tiba dan dingin meradang
Kita bersujud menghadap dua kiblat yang berbeda
Kau adalah altar sunyi penuh lilin menyala
Aku adalah menara tinggi dengan gema suara
Kita menanam benih rindu di tanah yang sama
Namun menyiramnya dengan air doa berbeda
Cinta kita adalah jembatan kaca yang rapuh
Membentang di atas jurang dogma angker
Kita ingin menyeberang hingga saling merengkuh
Namun langkah terhenti oleh dinding berjejer
Kau menggenggam jemariku dengan hangat
Membawa sekeranjang damai dalam senyuman
Namun di ujung hari saat batin menyengat
Kita tahu ada sekat tak kasatmata dalam iman
Kita adalah dua sungai mengalir searah
Berbagi riam, batu, dan buih serupa
Namun bermuara pada dua samudra yang terpisah
Menyisakan rindu yang abadi dalam rupa
Jakarta, 26 Agustus 2026