Dibaca: Memuat...
Simfoni Hening di Ujung JariKarya: Trisnawati Suddin
Di ruang hampa yang penuh harap,
Kita bersimpuh dalam satu arah.
Tak ada sekat, tak ada batas,
Hanya jiwa yang tulus dan ikhlas.
Doa-doa naik bagai asap dupa,
Menyatu di langit tanpa rupa.
Berbeda lisan, satu tujuan,
Memohon damai bagi kehidupan.
Suara hati bergetar pelan,
Menghapus dendam dan amarah.
Dalam diam kita saling kenal,
Melihat cahaya di wajah sahabat.
Tuhan mendengar bisik lembut,
Dari setiap dada yang rapuh.
Menjahit luka dengan kasih sayang,
Mengubah takut jadi tenang.
Kita bukan lagi asing satu sama lain,
Melainkan saudara dalam doa.
Terikat oleh benang iman,
Yang kuat dan takkan putus.
Biarlah perbedaan menjadi warna,
Dalam lukisan persaudaraan.
Karena doa adalah jembatan emas,
Menuju cinta yang tulus dan luas.
Makassar, 25 Agustus 2026