BERSUARASA
Karya: Vatihani Syifaan EdryansyahKala sunyi yang hanya bertemankan angin
Kulayangkan pinta beralamatkan namamu
Terisak di ujung malam yang dingin
Dibelai hangat oleh renjana yang menunggu temu
Ego bermuara tanpa suara
Menyimpan rasa yang membiru di dada
Terus mengulang bait doa yang sama
Bersua—itu yang terus menjelma tanpa jeda
Meski radarku terjebak dalam labirin
Masih dengan mudah kutemukan ujungnya
Seakan-akan takdir menuntun batin
Hingga pintaku berbalas aminnya
Kini, jemari kita saling bertaut
Menyulam amin yang sama-sama dilangitkan
Segala isak dan lara telah tuntas terbalut
Kita adalah dua doa yang berpulang pada keabadian.
Jakarta, 15 Agustus 2026