Dibaca: Memuat...
Satu jalan beda keyakinan
Karya: Wesy SeptianiAku dan kamu,
pernah menjadi kita,
menjalinkan hubungan dengan arah keyakinan yang berbeda.
Kita bersentuh tanpa bersatu,
bagaikan minyak dan air yang tak akan pernah menyatu.
Aku selalu berdoa, meminta, bahkan merayu kepada Tuhan,
agar engkau dan aku berada di tembok yang satu.
Dan kita sempat menyatu —
lalu disadarkan oleh kenyataan.
Tujuan kita memanglah sama,
tetapi Tuhan kita tetaplah berbeda.
Padahal Tuhan memanglah satu,
hanya saja kita menyebut-Nya dengan cara yang berbeda.
Dengan caraku aku mengadah,
dan dengan caramu engkau menggenggam —
tentu saja kita berbeda.
Meminta restu kepada Tuhan agar kita tetap menjadi satu…
Tuhanmu atau Tuhanku?
Belitung, 12 Agustus 2026