Wisnu Adi Pratama - Yang Tak Bisa Ditaklukan (LCP 48)

📅 30 Agustus
Yang Tak Bisa Ditaklukan
Karya: Wisnu Adi Pratama 


Aku selalu berjalan,
menuju arah
yang selama ini kuanggap benar.

Tak pernah sekalipun berpikir,
bahwa semua ini
akan berbanding terbalik
dengan apa yang selama ini aku mau.

Gelas kaca
yang selalu menjadi tempat tinggal
bagi hangatnya kopi di malam hari,
mungkin sudah sangat enggan
untuk dicicipi
oleh bibir munafik cinta
sepertiku.

Manusia-manusia lain
tak henti-hentinya memberiku wejangan,
hanya untuk membuatku sadar
akan satu hal:

Bahwa, aku sedang melakukan
perjalanan yang sia-sia.

Aku lupa,
bahwa diriku
hanya seorang manusia biasa
yang sangat akrab
dengan “kegagalan”.

Sultan Muhammad Al-Fatih
menaklukkan Konstantinopel
dengan cara
yang sangat amat mustahil.

Namun,
bagaimana jika manusia istimewa sepertinya
harus menghadapi
benteng yang sedang aku hadapi?

Benteng tak berwujud.

Namun,
mampu membuat sebagian manusia
tak bisa berbuat apa-apa.

Benteng tak berwujud.

Namun,
mampu membuktikan
bahwa manusia
hanyalah makhluk lemah.

Benteng tak berwujud.

Namun,
menyisakan lara
yang sangat amat pedih.

Benteng tak berwujud,

tak berupa.
Benteng
yang berhasil membuat
sebagian manusia hancur karenanya.

Benteng
yang berhasil memberi tahu banyak orang
akan satu hal:

bahwa cinta
tak selalu
akan bersatu.

Sebab ternyata,
ada benteng
yang tak dapat diruntuhkan
oleh keberanian.

Tak dapat ditembus
oleh perjuangan.

Tak dapat ditaklukkan
oleh cinta.

“Benteng Keyakinan.”




Tangerang, 20 Agustus 2026