NAMA YANG TERTINGGAL DI UJUNG DOA
Karya: Aben SepuAda nama yang tidak lagi
sering kusebut.
Bukan karena aku lupa,
melainkan karena waktu
telah mengajarkanku untuk diam.
Namun setiap kali berdoa,
nama itu kadang datang sendiri,
pelan-pelan,
seperti seseorang yang mengetuk pintu
tanpa ingin mengganggu.
Aku mengingat kebaikan,
tawa, dan hari-hari
yang pernah kami lewati.
Tidak semuanya sempurna,
tetapi semuanya nyata.
Kini aku hanya bisa mendoakan
apa yang pernah berarti.
Semoga yang jauh selalu baik,
semoga yang telah berlalu
tetap menjadi bagian indah
dalam perjalanan hidup.
Sebab ada kenangan
yang tidak perlu diceritakan kepada siapa pun
untuk tetap berarti.
Ende, 19 September 2026