Habis di Orang yang Salah
Karya: Cherly Anatasya P.Di sudut kamar yang makin dingin,
aku mengeja ulang semua luka
yang sengaja kubiarkan menumpuk.
Ternyata, kesalahan terbesarku
bukan sekadar salah merangkai kata,
tapi terus bertahan pada orang
yang seharusnya sudah kulepaskan sejak lama.
Aku membodohi diri sendiri,
mengira sabar akan mengubah keadaan.
Nyatanya, aku cuma membuang waktu
untuk seseorang yang bahkan tidak pernah menghargai hadirku.
Setiap kali merasa dicintai,
aku cuma sedang memeluk harapan kosong
yang kuciptakan sendiri di dalam kepala.
Seandainya bisa kuputar balik,
aku cuma ingin berjalan pergi lebih awal—
tanpa perlu memohon perlakukan baik,
tanpa perlu mengorbankan kehormatan diriku.
Sekarang cuma ada lelah
dan penyesalan yang terlambat menyapa.
Aku cuma manusia biasa
yang baru sadar arti berharga
setelah habis-habisan patah,
setelah tidak ada lagi yang tersisa.
Banjarbaru, 23 April 2026