Karam di dimensi rancu
Karya: Defffal IrawanDiamku kala itu, menghantuiku
Sederhana, tapi sungguh menyiksa
Kutelan sendiri
Kutanam dalam pilu
Tak perlu menerjemahkan diamku
Mencoba merambah sunyi jiwaku
Saat semua tuli, kau mendengar
Menelisik ke palung senyapku
Sedang aku belum menyibak
Bahkan satu rahasia pun dari dirimu
Baru aku sadar
Suratan telah menitahkan duka
Selang infus menancap di lengan ringkihmu
Membuat lisanku membatu
Janji usang membeku dalam ruang dan waktu
“Liburan tempat Mbah yo.”
Katamu kala itu
Senyummu, tetap kekal adik kecil
Hanya serpihan janji, kini tersisa di kalbu
Tak mungkin menjadi nyata
Ini garis tangan
Ataukah kubiarkan lisanku ini terkunci?
Merawat sunyi, memeluk lara
Biarkan aku karam di dimensi yang rancu
Kini kusadari
Sekuat apa pun aku menolak
Namun takdir tak bisa ditawar
Waktu tak akan pulang
Aku mesti belajar melepaskan
Apa yang bukan ditetapkan untukku
Jambi, 23 September 2026