Edris Winro Majuntak - Sesalku, Ayah (LCP 49)

📅 23 September

 Sesalku, Ayah

Karya: Edris Winro Majuntak


Pernah suaraku menjadi petir di langit teduhmu,
hanya sesaat, namun gemanya menetap di dadaku.
Bukan benci yang membuatku meninggi,
hanya khilaf yang kini menjelma penyesalan dalam hidupku.

Dulu, kupikir rumahku akan selalu memiliki pintu,
dan kau menjadi cahaya yang setia menungguku.
Kini malamku adalah laut tanpa tepian,
rinduku ombak yang pulang tanpa menemukanmu.

Ayah, kau adalah pelabuhanku,
tempat segala lelahku dahulu berlabuh.
Kini kutulis namamu bersama tangisku;
air mataku menjadi saksi bisu betapa dalam rinduku.

Andai waktu dapat kuulang,
akan kupilih diam, lalu memelukmu lebih erat.
Namun waktu telah menjadi langit yang jauh,
dan doaku hanya mampu terbang menuju namamu.

Ayah, maafku mungkin terlambat,
tetapi cintaku tak pernah terlambat.
Kau tetap rumah terbaik dalam kisahku,
meski kini aku hanya bisa pulang melalui rinduku.


Magetan, 22 September 2026