Kalkulasi di Meja Makan
Karya: Elvira Turnipcangkir keramik itu masih utuh
menyimpan sisa pahit yang mengering di dasar
tiga tahun lalu kau menyeduhnya tepat pukul tujuh
sambil menunjuk retakan kecil di dinding kamar
aku menepis tanganmu dengan alasan sibuk
mengejar angka-angka yang lekas lebur di kepala
kini di ruangan yang kian lapang dan berlumut
aku menghitung ulang sisa napas yang tertunda
ternyata waktu bukan hitung cepat di atas kertas
ia adalah pisau tumpul yang mengiris perlahan
ketika kursi seberang berubah menjadi batas
aku mendekap penyesalan sebagai satu-satunya warisan
Kabupaten Simalungun, 17 September 2026