Bajing yang buta
Karya: Muhammad Nazlan RamadhaniAku bertaruh, pada setiap tulang dan sendi di tubuh. Dan,
Aku bersumpah, pada setiap waktu yang mengikis tubuh.
Serapah terucap yang menumpuk bagaikan sampah.
Lalu....
Menyerah, hanya membuat keruh.
Aku bertaruh, pada diri ini.
Buat diriku, pada semesta yang tak mengerti.
Jika, mengerti....
Ia, semestanya.
Berdiri di sini adalah karna ketidak'tahuanku, jika aku masih sendiri, dan tak mampu.
Dan, rasanya
Semua takdir menjadi senada.
Yang demi satu-persatu terjawab dengan sendirinya.
Nyatanya resah hanya membuat buta
Maka, kepada siapa aku harus mengadu?
Garut, 17 September 2026