Diantara lembar dan waktu
Karya: Nabila Cynta Aurora S. NurtsyaniaAku ingat,
seseorang pernah tinggal
di antara lembar-lembar waktuku.
Ia fasih mengeja bahasa hujan,
hafal jalan menuju pulang,
dan menyimpan tawa
di hari-hari yang mendung.
Kini ia entah di mana,
tertinggal di antara waktu
yang tak mampu kuputar kembali.Kucari jejaknya
pada potret yang mulai memudar,
pada sudut sunyi
yang masih menyimpan bayangnya.
Hingga suatu malam, aku mengerti—
yang kucari bukan lagi seseorang yang pergi,
melainkan diriku dahulu,
yang menemukan bahagia
dari hal-hal sederhana.
Mungkin ia tak pernah hilang.
Aku hanya terlalu sibuk tumbuh,
hingga lupa jalan menuju pulang.
Pekanbaru, 18 September 2026