Penyesalan yang Terlambat
Karya: Nadia Syauqiya El BannaSeribu kata maaf kuucapkan padamu, wahai orang asing.
Betapa menyesalnya aku akan perilakuku kepadamu dulu.
Bagaimana aku memperlakukanmu saat itu,
seolah tidak takut artinya kehilangan.
Jika waktu bisa kita undur bersama,
maukah kamu mengulang ini semua?
Maukah kamu memperbaikinya dan kembali bersamaku?
Sayangnya, itu semua hanya angan-anganku.
Dulu, binar mata indah itu selalu tertuju padaku
dengan penuh sukacita.
Namun, apa artinya sekarang?
Perahu kenangan terus menghantui pikiranku,
lagi dan lagi.
Bagaimana aku bisa tenang?
Mungkin aku terlambat mengungkapkan maafku,
tapi ketahuilah bahwa aku sangat menyesalinya.
Tegal, 27 September 2026