tentang mu,yang menjadi pelajaran hidup ku
Karya: NURUL HIDAAku,menatap langit malam yang indah
membayangkan betapa indahnya bila kita berhasil bersama
namun,itu hanyalah khayal ku saja
nyatanya kita tak akan pernah bisa bersama
Disaat langit yang jingga berubah menjadi gelap yang pekat,
aku teringat padamu malam itu
Dulu,namamu adalah satu-satunya tujuan tempat segala rindu dari hulu kebahagiaan.
Kita pernah menenun mimpi begitu rapi,
Sebelum akhirnya jemari pergi terpaksa melepas pergi
Kehilangan mu sempat menjadi badai yang bising,
membuat dunia terasa runtuh dan asing.
Namun, dari luka yang perlahan mengering itu,
aku menemukan arti baru tentang diriku.
Kau tak lagi hadir sebagai penyesalan yang ku sesali,
melainkan bab terbaik mendewasaan hati.
Terimakasih telah menjadi bagian dari perjalanan ku.
Sebagai kisah yang selesai,namun abadi di dalam buku ku.
Stabat, 25 September 2026