Ironi
Karya: Riannisa Clarisa HonestyKu namai benang takdir ini, ironi
Rangkaian episode yang kau paksa
Ribuan diksi otoriter yang terlontar
Mengatas namakan kasih
Teater dusta yang dibuat sedemikian rupa
Bagai papan catur dengan pion di atasnya
Mengorbankan satu persatu waras yang ada
Mungkin hidup ini tak pernah menjadi milikku
Ketika penolakan menjadi ancaman
Ketika daging-daging dari tubuh tak berdosa ini terkoyak
Ketika kau menggenggamku sampai hancur
Ketika kau mengatasnamakan ini dengan kasih
Dengan entengnya kau bilang menyesal
Setelah kau menari di atas genangan darahku
Sambutlah penyesalan ini Tuan
Dan telanlah aku yang kau bentuk ini
Bandung, 29 September 2026