Terlambat menyadari
Karya: SAKIYATUL UMMUHAku pernah punya segalanya di depan mata,
tapi sibuk mengejar yang belum tentu ada.
Kini yang tulus sudah memilih pergi,
meninggalkan aku dengan sepi yang abadi.
Maafku datang setelah semuanya usai,
di saat doa tak lagi sampai.
Aku belajar kehilangan dengan cara pedih,
kehilanganmu yang paling aku kasih.
Andai waktu bisa kuputar sebentar saja,
akan kujaga, bukan kusia-siakan rasa.
Tapi penyesalan selalu datang terlambat,
saat cinta sudah tak lagi sempat.
Dan kini aku mengerti artinya sesal,
bukan tangis, tapi diam yang kekal.
Menatap jejakmu yang kian menjauh,
sementara aku masih di sini, utuh tapi rapuh.
Tondongkura, 26 September 2026