Umi Saidah - Sesal yang Tak Pernah Usai (LCP 49)

📅 26 September

 Sesal yang Tak Pernah Usai

Karya: Umi Saidah


Sejak kepergianmu,
Sunyi menjadi teman yang tak pernah jemu.
Wajahmu masih tersimpan disudut memori,
Seolah waktu enggan membawamu pergi.

Andai waktu dapat kuputar kembali,
Akan kugenggam erat tanganmu.
Jika ku tahu esok kau akan pergi,
Takkan kulepas genggaman itu sedikit pun.

Namun kini, semuanya telah terlambat.
Yang tersisa hanya serpihan kenangan.
Wajahmu yang damai saat terlelap,
Dan senyum tipis yang tak pernah hilang.

Kini, hanya do'a yang mampu ku sampaikan,
Bersama rasa bersalah yang kupeluk dalam diam.

Maafkan aku,
Karena tak mampu menepati janjiku,
Tak menemanimu saat sakit menggerogoti tubuhmu,
Hingga kau harus menahannya seorang diri.

Kini kau telah pergi,
Namun sesal ini Tek pernah usai.
Mungkin akan terus menghantuiku,
Hingga kelak aku menyusulmu.
Namamu akan tetap dalam ingatanku,
Sebagai luka yang tak pernah bisa kuulang.


Tangerang, 23 September 2026