"Sebelum Ingatan Kehilangan Namamu"
Karya: Ancelin Cornelia Firnanda"Sebelum Ingatan Kehilangan Namamu"
Di antara sunyi, kenangan tentangmu perlahan datang,
membawaku pada masa ketika kita pernah pulang.
Kini waktu berjalan tanpa suara yang terang,
meninggalkan jejakmu di ruang hati yang tenang.
Dulu, tawamu begitu lekat dalam ingatan,
setiap percakapan kusimpan sebagai gambaran.
Namun waktu mengajarkanku arti sebuah bayangan,
bahwa yang pernah dekat pun dapat berubah menjadi kehilangan.
Aku bukan takut kehilanganmu sekali lagi,
aku hanya takut tak mampu mengingatmu seperti dulu lagi.
Sebab kenangan pun memiliki batas untuk menetap,
dan yang paling menyakitkan adalah ketika semuanya lenyap.
Kelak mungkin namamu tak lagi mampu kuingat,
bahkan wajahmu perlahan menjadi samar dan terlewat.
Namun sebelum kenangan benar-benar kehilangan namamu,
biarlah hatiku menyimpan jejak bahwa pernah ada kamu.
Palembang, 2 Oktober 2026