Auliya Ulhusna Putri - Yang Tak Dapat Diulang (LCP 49)

📅 01 Oktober

 Yang Tak Dapat Diulang

Karya: Auliya Ulhusna Putri


Tawa yang dahulu dengan mudah dilepaskan, dan sering kali diremehkan kebahagiaannya kini membekas di lubuk hati. Bangun di hari esok, lalu mencoba melihat ke belakang. Yang kulihat hanyalah waktu yang kini menjadi abu-abu. Bagaikan besi yang didekatkan oleh magnet, begitulah cerita kita kemarin. Yang selalu melekat pada pikiranku, lagi. Lagi. Dan lagi.

Kita terlalu sering bercerita, hingga tak pernah terlintas di kepala bagaimana jika kita berubah menjadi sunyi. Candaan dulu yang dapat dilontarkan sesuka hati, kini harus dipikir dua kali untuk menurunkan gengsi. Canda dan tawa yang kita ciptakan pada hari-hari lalu takkan pernah kembali dalam bentuk yang sama. Betapa riuhnya kala itu, begitu acuh terhadap hiruk-pikuk dunia, dan begitu lupa bahwa waktu tak bisa diputar kembali.

Apabila angin menyapu pipimu di kota itu, jangan kau kira kota ini tak mampu menghadirkan sejuk yang sama.

Dan kelak, hampa akan tetap terasa hampa. Tetapi, di antara kenangan yang tersirat, akan selalu ada sebuah nama yang pernah menjadi bagian dari perjalanan panjangku.


Lubuklinggau, 29 September 2026