Secarik Pesan yang Tidak Tersampaikan
Karya: FEBRIANA WULAN RAHMA WATITinta pena yang mengering di penghujung kalimat,
kata liku yang mengusik tenangnya jiwa
yang tak pernah berpendapat.
Kini ku berandai dalam diamnya malam,
namamu seperti tak pernah kenal akan lelah dalam benak alam sadarku.
Bayangmu mengitari ruang raga dalam sunyiku,
Kata sesal yang mati di sudut pintu suara kala itu.
Pesan yang tak tersampaikan dalam bodohnya akal pikiranku,
Penyesalan yang terus menghunus keji disetiap detik waktu yang berlalu.
Aku disini menatap bayangmu yang mulai pudar,
Pudar yang menyusut hanyut dalam rasa yang tak bernama.
Oh tuan, kusimpan rahasia hatiku dalam diamnya penjuru tahun,
Kusimpan lembar buta ini dalam secarik pesan yang tak akan tersampaikan dalam nyata.
Ku dekap rapat dalam diamnya hati,
Maka ku susun rapi dalam benak ini.
Bahwa penyesalan selalu datang di akhir, dalam pati yang terlambat menghargai.
Pangkal Pinang, 29 September 2026