Maaf, Ayah
Karya: Feren Ayu LestariKuteguk pil penyesalan itu dalam-dalam
Langkahku mulai kabur hari itu
Angin terasa mendekapku erat
Seolah memaksa menghentikan nafasku
Masih kuingat jelas suara itu
Suara lirih seseorang menjelaskan kondisi ayah
Serentak suasana ruangan sejenak membisu
Sesaat kakiku terasa tak menyentuh tanah
Ayah, maafkan aku, aku terlambat menemani saat terakhirmu
Ayah, kenapa kau meninggalkanku dengan semua rasa sesal dalam diriku?
Bukankah menemaniku hingga dewasa adalah janjimu?
Bagaimana dengan masa depanku yang kini sayu?
Rabu, 30 Septerber 2026