Ishmah Dinina Aulawiyah - Missing Post Office "530": Nama yang Tertinggal (LCP 49)

📅 11 أكتوبر

 Missing Post Office "530": Nama yang Tertinggal

Karya: Ishmah Dinina Aulawiyah


Sewindu, suratmu memenuhi laci mejaku.
Kertas-kertas menguning di bawah lampu lembur.
Kusingkirkan tiap kali namamu mengetuk pintu.

Malam terakhir, kusobek surat terakhirmu.
Seratnya tersangkut di cincin,
sementara pintu membentur buku jarimu.

Tiga bulan, sunyi pun punya perangko.
Lalu selumbari, sobekan itu ikut menyeberang
bersamaku menuju Awashima.
Di Hyoryu Yubinkyoku, Sabtu yang basah,
kutulis selaksa aksara hingga ujung pena patah.

Tinta menggenang pada kata terakhir.
Kutinggalkan surat itu antara surat-surat hanyut.
Kala berbalik, selembar Hanzi menyentuh jemari.

Goresan nan akrab. Tanggal hari ini.
Di penghujung surat: “530”.

Kurebut kertas itu; tepinya mengiris ibu jari.
Kakiku menghantam jalan pesisir,
napas tersangkut, tetesan asin di bibir.

Sosok itu berdiri di ujung jalan.
Anila membalik surat di tangan.
Jemarimu mengepal, lalu terbuka.

Tak ada suara selain ombak
juga kertas yang bergetar di antara kita.


Surabaya, 10 Oktober 2026