Di Antara Aku dan Hujan
Karya: Muhammad Alif MumtazAku berjalan di tengah rintikannya
Setiap langkah hanyalah sebuah gertakan
Tidak ada seseorang yang menemani
Hanya ada angin yang terus berhembus
Tahun demi tahun berlalu
Waktu tidak lagi berjalan melangkah
Melainkan mengalir bagaikan derasnya sungai
Meninggalkan jejak yang selalu mengikuti
Ketukan dari dalamku bersuara
Entah apa yang diinginkannya kali ini
Aku sudah tumbuh
Tidak seperti dahulu
Dunia menuntutku berjalan
Mencari hingga menemukan
Tanpa adanya sandaran untukku
Hujan…
Sebuah kata yang selalu kutunggu
Bukan karena dinginnya
Melainkan aku yang dahulunya hanya anak kecil
Berlarian riang di tengahnya
Tawa dan hentakkan kaki terus aku dengungkan
Merentangkan kedua tanganku
Seolah tengah menyambut rintikan air itu
Mendengar bagaimana bumi menangis saat itu
Kini hanyalah tinggal jejak semata
Di antara aku dan Hujan…
Bukan lagi apa-apa
Rintikannya kini hanyalah suara berisik
Padang, 9 Oktober 2026