Pulang tanpa menoleh
Karya: Salsabela rivaliyaniSetiap rindu diam-diam membawa namamu, menuntunku kembali ke lorong ingatan yang pernah kita tinggali. Di sana, senyummu masih menetap, suaramu seperti kembali menyapa, dan angin sejuk menghidupkan jejak kehadiranmu. Ada penyesalan yang tak pernah benar-benar selesai; tentang kata-kata yang terlambat diucapkan, tentang waktu yang dulu kita sia-siakan, dan tentang hati yang terlalu keras untuk mengerti. Kini aku belajar melupakanmu, bukan karena cintaku telah usai, melainkan karena beberapa perasaan harus kuterima sebagai kenangan, agar langkahku perlahan menemukan jalan pulang tanpa menoleh lagi
Surakarta, 30 september 2026