Tiara E Matrutty - Kenangan yang tidak pernah pulang (LCP 49)

📅 01 Oktober

 Kenangan yang tidak pernah pulang

Karya: Tiara E Matrutty



KENANGAN YANG TIDAK PERNAH PULANG

Malam ini hujan lagi di Saumlaki.
Bukan hujan yang deras,
hanya gerimis pelan yang jatuh di atap seng.
Tapi entah kenapa,
suaranya seperti memanggil namamu.

Aku masih ingat jelas,
kursi kayu di depan rumah.
Kita duduk berdua,
tanpa banyak bicara.
Kamu cerita tentang mimpimu,
aku hanya mendengarkan sambil menahan air mata.
Karena jauh di dalam hati,
aku sudah tahu kamu akan pergi.

Kamu bilang,
"Tiara, aku harus pergi. Jangan tunggu aku."
Kalimat itu masih kuingat sampai sekarang.
Sederhana, tapi menghancurkan segalanya.

Sejak hari itu,
aku belajar hidup dengan kenangan.
Aku belajar tersenyum padahal hatiku kosong.
Aku belajar bilang "aku baik-baik saja",
padahal setiap malam aku menangis diam-diam di kamar.

Kadang aku benci kenangan.
Kenapa harus ada?
Kenapa harus datang kalau akhirnya menyakitkan?

Tapi kadang juga,
kenangan itu satu-satunya alasan aku bertahan.
Karena kalau aku lupakan kamu,
berarti aku benar-benar kehilanganmu.

Sekarang kamarnya sudah kosong.
Fotomu masih ada di dinding,
sudah sedikit pudar.
Bajumu masih tergantung di lemari,
tapi sudah tidak ada lagi bau mu.

Orang-orang bilang, waktu akan menyembuhkan.
Tapi mereka bohong.
Waktu tidak menyembuhkan apa-apa.
Waktu hanya mengajarkan kita,
bagaimana caranya hidup dengan luka.

Aku sudah coba,
aku sudah coba melupakan.
Aku sudah coba buka hati untuk orang baru.
Tapi setiap kali ada yang datang,
yang kucari tetap wajahmu.

Mungkin aku bodoh.
Mungkin aku terlalu lama tinggal di masa lalu.

Tapi apa yang bisa aku lakukan?
Kamu adalah rumah pertamaku,
dan sejak kamu pergi,
aku tidak pernah benar-benar pulang.

Jika suatu hari nanti kamu baca tulisan ini,
aku hanya ingin kamu tahu satu hal.

Aku tidak marah karena kamu pergi.
Aku hanya sedih,
karena kamu pergi tanpa pernah benar-benar pamit.

Dan sampai hari ini,
di setiap hujan di Saumlaki,
aku masih menunggu.
Menunggu seseorang yang sudah jelas-jelas tidak akan kembali.

- Tiara -
Di akhir, tambahkan tanggal: `Saumlaki, 28 September 2025 - Jam 11 Malam`




Saumlaki, 30 September 2026