NOSTALGIA YANG MELEGENDA Oleh: Qathrunnada Assyifa Shabrina Z (Finalis LCP Batch 3)

📅 20 Maret

 

Tebaran pesona malam bangunkan jiwa

Sendunya selalu berhasil goyahkan atma

Indusrami datang tawarkan nostalgia, yang dirancang dengan amerta

Dengan aksara yang membentuk legenda… Buatku kembali teringat sebuah nama

Tentang dia yang pernah mengisi hari dengan tawa

Membawaku terbang hingga ke asmaraloka… Memenuhi waktu dengan harsa

Selalu buatku terlena, menolak puas di nirwana

Akhirnya aku terjatuh di dasar air mata

Hingga kutengok kebelakang tentang retisalya…Yang ternyata tidak pernah ada

Cerita tentangmu, nyatanya hanya buatku terluka… Tapi aku menyukainya

Berkali-kali aku menolak untuk kembali… Berusaha kulawan hasrat diri

Sangat jauh aku berlari, tapi tentangmu datang tanpa di sadari

Butuh miliaran durasi untuk melupakanmu

Kupikir kamu juga begitu, ternyata hanya rasa yang membelenggu

Aku sangat benci, aku masih mencarimu… Kesalahanku, aku mencarimu pada diri orang lain

Aku benci, kita menjadi orang lain

Terus menjauh, menghindar dan menunggu waktu dengan rapuh

Aku lelah bermain dengan semesta

Datangnya buatku patah hati… Pulangnya buatku terluka lagi

Tapi kembalinya buatku jatuh untuk kesekian kali

Lagi… Nostalgia ini membentuk cerita… Menjadi legenda abadi rangkaian sang skizofrenia.


Tanjung Redeb, 10 Maret 2021



BIODATA PENULIS

Qathrunnada Assyifa Shabrina Z, merupakan siswi dari Madrasah Aliyah Negeri Berau yang sangat suka terhadap puisi terutama puisi satire sejak duduk dibangku sekolah dasar. Nada, adalah nama panggilannya sehari-hari, dapat dihubungi lewat email qthrnadaassyifa2@gmail.com maupun @_qndas.sz. “Kalau bisa jadi yang terbaik, kenapa harus milih jadi yang baik”.