Pada Sajak-Sajak Asmaraloka Karya: Firmansyah (Finalis LCP Batch 3)

📅 22 Maret 👁 Memuat...

 

/1/ Pada lentera yang menjadi misbah penerang

Janganlah engkau padam saat malam bertandang

Temani diriku sebentar ‘tuk menenun cerita kerinduan

Juga menyelesaikan kisah yang berantakan

Sebab kepergiannya yang tak sopan

/2/ Pada jalan yang mengungkit masa kelam

Kumohon tuk berhenti menuntunku pada keramaian

Kuingin merengkuh jiwa dengan tenang

Tanpa dirinya yang terus saja membayang

Menghantam pikiran siang dan malam tak berkesudahan

/3/ Pada sosok yang berhasil mencipta aksa

Mengeluarkan sabda yang membunuh raga

Terima kasih atas semua jenaka yang kau titipkan

Harusnya kuseka tawa dengan penuh bahagia

Bukannya malah jatuh cinta dan berakhir derita

/4/ Pada sajak-sajak asmaraloka

Izinkan atma bersabda, perihal sosok yang menitipkan luka

Ingin kuhirap ditelan buana

Sebab, raga merintih begitu parah

Tak tahan dengan kelakar cinta yang ada.


Takalar, 23 Februari 2021



Firmansyah, seorang mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Makassar yang hobi menulis puisi sejak menjadi mahasiswa baru tahun 2019 ini beralamat di Pattingalloang, Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Firman, begitu panggilannya sehari-hari dapat dihubungi melalui email firmansyah060202@gmail.com maupun WhatsApp 085241681020. Penulis memiliki nama pena Fir_syah dan dapat bersua maya lewat Instagram @fi.rmansyah472.

 

/1/ Pada lentera yang menjadi misbah penerang

Janganlah engkau padam saat malam bertandang

Temani diriku sebentar ‘tuk menenun cerita kerinduan

Juga menyelesaikan kisah yang berantakan

Sebab kepergiannya yang tak sopan

/2/ Pada jalan yang mengungkit masa kelam

Kumohon tuk berhenti menuntunku pada keramaian

Kuingin merengkuh jiwa dengan tenang

Tanpa dirinya yang terus saja membayang

Menghantam pikiran siang dan malam tak berkesudahan

/3/ Pada sosok yang berhasil mencipta aksa

Mengeluarkan sabda yang membunuh raga

Terima kasih atas semua jenaka yang kau titipkan

Harusnya kuseka tawa dengan penuh bahagia

Bukannya malah jatuh cinta dan berakhir derita

/4/ Pada sajak-sajak asmaraloka

Izinkan atma bersabda, perihal sosok yang menitipkan luka

Ingin kuhirap ditelan buana

Sebab, raga merintih begitu parah

Tak tahan dengan kelakar cinta yang ada.


Takalar, 23 Februari 2021



Firmansyah, seorang mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Makassar yang hobi menulis puisi sejak menjadi mahasiswa baru tahun 2019 ini beralamat di Pattingalloang, Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Firman, begitu panggilannya sehari-hari dapat dihubungi melalui email firmansyah060202@gmail.com maupun WhatsApp 085241681020. Penulis memiliki nama pena Fir_syah dan dapat bersua maya lewat Instagram @fi.rmansyah472.