Patah tak Berdarah Oleh : Nadiyatul Ma’rifah (Finalis LCP Batch 3)

πŸ“… 20 Maret πŸ‘ Memuat...

 

Aku telah sendirian, tersakiti oleh harapan

Kepada seseorang yang tak mengerti impian

Hanya dibalas oleh pengkhianatan

Dan rasa telah kau campakan

Lalu mengapa namamu singgah kembali di antara harapan?

Bukankah kau dalam dekapan, bagai buih lautan?

Kesana-kemari antara harsa dan kesenduan

Kuingin lembaran baru, tetapi aku telah mati rasa

Untuk sekedar meratapi cinta tak berbunga

Bagimu aku sebatas nama

Telah retak oleh rasa ambigu dalam dada

Hingga aku ingin menyeruak hampa

Namun mengubur dalam euforia

Sejak seongok kala sepi menyapa

Sekedar untuk menyimpan bait puisi

Sembari luka yang menyayat hati

Sebelum sisa darah itu mengering di hati

Sebab hatiku telah patah, namun tak berdarah


Lamongan, 03 Maret 2021



Biodata Penulis

Nadiyatul Ma’rifah kelahiran Lamongan, 30 Desember 2002. Alamat di Desa Tlanak Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Hobinya menulis, membaca dan traveling. Saat ini sedang belajar di Politeknik Negeri Malang Jurusan Administrasi Niaga Prodi Bahasa Inggris.