SECANGKIR RAPUH. Oleh : Prenti Novrianti (Finalis LCP Batch 3)
👁️ dibaca
Harap kau mampu menggantikan posisi senja di seperempat langit mendung.
Nyatanya secangkir bara hitam kau titip di lubuk hati.
Jejak yang kau salahkan kini menjadi bubuk pahit di atas manisan sapa.
Kutuangkan rapi rapuhku berwadah cangkir.
Ganganggnya ku genggam dengan ikhlas agar rapuhku tenang.
Kunikmati rapuh di balik senyum pahitnya senja.
Yang pernah ku abaikan oleh pikirku yang menjadikanmu Raja dalam rumahku.
Kutata kembali nyawa yang setengahnya tertitipkan padamu.
Kini kumulai mengambilnya tanpa meminta izinmu.
Kuselesaikan semuanya dengan baluran sedih di atas luka.
Kututup dengan doa semampuku untuk mengobati secangkir rapuh
dan kisah yang akan kau sadari saat menemui senja.
Batam, 14 Maret 2021
Biodata Penulis
Prenty Novrianti, berasal dari Kota Batam, Kepulauan Riau. Berstatus sebagai pengambil kursus di salah satu konsultan pendidikan di kota tersebut. Dapat dihubungi melalui nomor WhatsApp: 0895709144474
16 komentar
We support you. Sukses yaaa