TIKAMAN KALBU Oleh Putri Nurwaqiah (Finalis LCP Batch 3)
👁️ dibaca
Rintihan langit tak terdengar
Ia bersembunyi menahan retisalya
Seolah paham apa yang sedang dirasakan
Perihal rasa yang terus dibungkam jiwa
Atmamu sungguh menenangkan
Bak gemintang di lengkung langit malam
Memadu kasih bersama rembulan
Aku tak bisa memilih
Kepada siapa hati ini akan berlabuh
Seperti hujan tak bisa memilih
Di langit mana ia harus jatuh
Mengapa bukan dia atau mereka?
Mengapa harus aku?
Aku yang menjadi pemeran utama
Atas pelampiasan sederet luka di hatimu
Rasanya sangat menyesakkan
Ketika aku menjadikanmu tempat tujuan
Namun kamu menjadikanku tempat persinggahan
Kini aku hanya bisa mendekapmu dalam untaian doa
Cirebon, 14 Maret 2021.
Biodata Penulis
Putri Nurwaqiah, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia program studi Pendidikan Manajemen Perkantoran yang saat ini beralamat di Jalan Semambu No. 39 Cirebon. Sejak kecil sangat menyukai dan tertarik dengan dunia sastra. Kontak yang dapat dihubungi melalui email putrinurwaqiah039@gmail.com dan instagram @putrinurwaqiah atau @iampoetryn.
14 komentar