SENANDIKA PENGHABISAN Oleh: Wahyu Christian Adi Setya (Finalis LCP Batch 3)
👁️ dibaca
Mendekatlah kepadaku
Lebih dekat dari kelumun madah yang berembus mengetuk pintu rumahmu
Lebih lekat dari kelindan surah yang bergelayut mendekap tubuhmu
Akan kukabarkan kepadamu
Tubuh yang t’lah lerai kupecah-pecah menjelma rintihan pertanyaan
Pertanyaan yang selalu mengaduh merindukan hangat peluk jawaban
Kenapa pertemuan acap meninggalkan jejak?
Mengapa perpisahan kerap menciptakan jarak?
Adakah sebab agar kita tak perlu saling beranjak?!
Namun, lelakumu masih sama seperti yang lalu
Nyaman bersemayam di balik teduh kelambu doa
Lantas memaksaku menyingkapnya dengan luruh air mata
Sedang aku pun tahu. Di hadapan cawan kuasamu;
Air mata hanyalah setangkup parutan daging buah kelapa
Yang bila tak cakap memerahnya akan basi dan tak lagi berguna
Tapi celakanya aku enggan peduli. Bersikeras membusuk di sini
Menyendiri tertusuk sepi. Membayangkan esok akan mati
Seperti halnya mencintaimu ‘tuk sekali lagi
Probolinggo, 2021
BIODATA PENULIS
Wahyu Christian Adi Setya. Lahir di Blitar. Saat ini berdomisili di Probolinggo. Sarjana Keperawatan yang bukan perawat. Pekerja sosial yang menggandrungi dunia sastra. Karya-karyanya termaktub di beberapa buku antologi puisi bersama dan juga media massa. No HP/WA: 082 231 312 439. Akun Instagram: wahyu christian 1149.
9 komentar
Semangat berkarya ����