Barang Mahal Oleh : Devi Nur Fitriani (Finalis LCP Batch 4)
👁️ dibaca
Barang Mahal
Oleh : Devi Nur Fitriani
Kelam, pernah ku
tenggelam dipusaran kelam yang membuat kertas hidupku menjadi hitam
Lika-liku hidup
dibuatnya menjadi buram, melangkah tak tentu arah membuatku geram
Malu ketika shalat yang biasa tapi pintanya malah secantik
permata
Bak tak punya wajah ketika
menghadap tapi diri bersimbah dosa
melampaui laut serta buihnya
Tak sadar akan kotor
dan begitu hina dirinya tapi panjatannya masuk syurga bahagia selamanya
Sempat bangga dengan rumah megah, kendaraan mewah,
disanjung bak petuah
Namun nyatanya payah
semua itu belum mengantarkanku untuk beribadah
Tiba saatnya kutemukan
secercah cahaya dibalik labirin ujian dari-Nya
Ketika ku buka kembali
wahyu yang Dia berikan kepada Rasul-Nya
Mataku terbelalak,
hatiku terpukau nyatanya ku tersanjung dengan isi kitab-Nya
Hati mata yang tak
terpikat atas jawaban dari setiap
kalam-Nya
Yang mampu menjawab
atas gundah gulananya sang pemilik rasa
Semakin jauh jemari
menyusuri, semakin jauh hati meresapi, semakin menggebu pula untuk mendekati
Dulu yang terlintas
mahal itu kata megah nan mewah
Namun salah, ternyata
yang mahal itu hidayah
Sumedang,
18 Mei 2021
Posting Komentar