Barang Mahal Oleh : Devi Nur Fitriani (Finalis LCP Batch 4)

Table of Contents

 

Barang Mahal

Oleh : Devi Nur Fitriani

 

Kelam, pernah ku tenggelam dipusaran kelam yang membuat kertas hidupku menjadi hitam

Lika-liku hidup dibuatnya menjadi buram, melangkah tak tentu arah membuatku geram

Malu ketika shalat  yang biasa tapi pintanya malah secantik permata

Bak tak punya wajah ketika menghadap tapi  diri bersimbah dosa melampaui laut serta buihnya

Tak sadar akan kotor dan begitu hina dirinya tapi panjatannya masuk syurga bahagia selamanya

Sempat  bangga dengan rumah megah, kendaraan mewah, disanjung bak petuah

Namun nyatanya payah semua itu belum mengantarkanku untuk beribadah

Tiba saatnya kutemukan secercah cahaya dibalik labirin ujian dari-Nya

Ketika ku buka kembali wahyu yang Dia berikan kepada Rasul-Nya

Mataku terbelalak, hatiku terpukau nyatanya ku tersanjung dengan isi kitab-Nya

Hati mata yang tak terpikat atas jawaban dari  setiap kalam-Nya

Yang mampu menjawab atas gundah gulananya sang pemilik rasa

Semakin jauh jemari menyusuri, semakin jauh hati meresapi, semakin menggebu pula untuk mendekati

Dulu yang terlintas mahal itu kata megah nan mewah

Namun salah, ternyata yang mahal itu hidayah

 

Sumedang, 18 Mei 2021

 


Posting Komentar