Rasi yang sunyi
Karya: Aisyah Putri NabilaDi ujung malam yang paling hening, aku mengeja caramu berjalan di tengah ramainya dunia. Matamu menyimpan pendar bintang paling tulus, memantulkan ketenangan yang meruntuhkan gundah di dadaku. Kamu adalah puisi hidup yang tak pernah selesai kubaca.
Aku hanyalah pengagum rahasia yang mengumpulkan sisa senyummu di udara. Setiap tutur katamu bagai simfoni lembut yang menenangkan jiwa paling bising. Mengagumimu dari kejauhan adalah caraku menjaga keindahanmu, membiarkan sosokmu tetap bercahaya tanpa disentuh ego yang berlebihan. Tetaplah bersinar, rasi terindahku.
Pekalongan, 11 Mei 2026