tak ada kursi untuk kenanganku
Karya: Alex Abraham Saputra ZalukhuAku pernah tinggal
di percakapan-percakapan kecilmu,
di sela tawamu yang sederhana,
dan pada cara matamu
menemukan pulang saat menatapku.
Namun waktu rupanya
pandai menata ulang isi hati.
Satu per satu ruang diganti,
hingga namaku tak lagi disediakan tempat.
Kini aku hanya seperti suara
yang lewat sebentar di kepala,
tanpa perlu disimpan,
tanpa perlu dicari kembali.
Dan ketika semua orang
masih punya posisi di sisimu,
aku mengerti satu hal—
tak ada kursi
untuk kenanganku.
Gunungsitoli, 18 Mei 2026