arsip cahaya di pelupuk senja
Karya: Aldi Aprilianoaku pernah mengagumimu
seperti laut menjaga rahasia bulan
tenang, namun diam-diam dalam.
setiap katamu jatuh
bagai cahaya kecil di jendela malam,
membuat dunia yang kusut
terlihat lebih utuh dan hangat.
kau tidak pernah tahu
bahwa seseorang pernah menjadikan tawamu
tempat pulang paling sederhana.
lalu waktu berjalan
dan kita perlahan menjadi asing
seperti dua musim
yang tak lagi saling menyapa.
namun hingga hari ini,
namamu masih tinggal
di sudut paling sunyi dalam ingatan,
bagai arsip cahaya
yang tidak sempat dipadamkan oleh lupa.
Banten, 19 mei 2026