Mengagumi dalam diam
Karya: Alifa afdiliaMengagumi dalam Diam
Kita adalah dua kisah yang tak ditakdirkan satu,
Aku sekadar bayang, diam menatapmu membatu.
Menyaksikan keindahan jiwamu dari kejauhan,
Utuh mengagumi di balik tirai keheningan.
Patah kata tak pernah sempat kita bagi,
Namun santun tuturmu telanjur menawan separuh hati.
Sorot matamu teduh, serupa misteri penghujung malam,
Menitipkan debar rasa yang mengakar teramat dalam.
Dalam sujud pasrah yang khusyuk merengkuh bumi,
Kutanya pada Tuhan tentang rasa yang merajai:
"Inikah cinta yang sengaja Engkau titipkan untuknya?"
Sosok paling taat yang membuat duniaku berwarna.
Biarlah rahasia suci ini mengalir tanpa perlu kau pahami,
Sebab menjaga lewat doa, adalah caraku paling tulus mencintai.
Pringsewu, 19 mei 2026