Purnama yang Kupandang Diam-Diam
Karya: ANDHIKA JULYAN DWI SAPUTRAKau adalah cahaya
yang selalu bersinar
saat menjelaskan materi
yang belum kami mengerti.
Walau hanya kata
dan tulisan sederhana
yang kau ajarkan,
semuanya begitu berharga bagi kami.
Waktu mengajarkanku
untuk menjadi sepertimu,
yang tak lelah menyebarkan ilmu
dengan sabar dan tulus.
Meski kutahu,
lelah sering menghampirimu,
kau tetap tersenyum
demi masa depan kami.
Terima kasih, Guru,
pahlawan tanpa tanda jasa,
yang kupandang seterang purnama.
Banjar, 19 mei 2026