Engkaulah Semestaku
Karya: Safitri Nurul InayahAku tumbuh di bawah naunganmu
Mimpiku terpintal dari untaian keringatmu
Penuh peluh, namun tak pernah mengeluh
Meski malam menitipkan beban di pundakmu
Kau adalah rumah
Penuh akan kehangatan cinta
Kau bagaikan hujan
Yang mampu menghilangkan dahaga
Ibu, di mataku kau bukanlah manusia
Melainkan malaikat yang diutus sang maha kuasa
Tak ada sayap, namun doa yang kau ucapkan
Selalu mudah untuk terkabulkan
Ibu, bila ada yang bertanya
Siapakah pahlawanku?
Sangatlah mudah jawabannya
Itu adalah namamu
Yogyakarta, 18 Mei 2026