Karya: Asyfa sabila jeniah
Langkahku tak ragu
waktu perlahan membantu
tuk selalu membuka mata
pada takdir yang telah menungguku
Kini, kau hanyalah jejak
dan aku....
akhirnya berjalan tanpa melihatmu
aku mampu.
Aku mampu
tanpa menggenggam bayanganmu
ada sesuatu yang tak tinggal
melainkan pergi
Dan entah sejak kapan
diam-diam berlabuh
ditiap malam yang sunyi
tuk melupakanmu
Hulu angin menabrak lautan
terdengar tak hangat
suara yang tak pernah sampai
dengan segala peluk yang kuterima
Kita terpisah
dengan senyuman paksaan
waktu itu tak jahat
hanya kita yang pantas melupakan
Subang, 22 Mei 2026