Tepat di Mana Kau Melupakanku
Karya: Audrey Josephin Lumban GaolTelah bertahun lamanya,
beribu, bahkan berjuta hal berlalu lalang.
Tak terhitung orang datang dan pergi,
namun raga ini tak kunjung sudi beranjak.
Biar pudar warna yang semula cerah,
biar berdebu sudut yang semula bersih.
Sekalipun usang foto yang semula jernih,
tetaplah raga ini tak kunjung beranjak.
Biar jauh perginya engkau—
jauh, hingga luput dari netra yang kautinggalkan.
Sekalipun berkelana engkau hingga ke ujung dunia,
sekalipun berlaksa kau temui penggantiku,
kukuhlah raga ini, tak akan beranjak.
Kendatipun hilang diri ini di dalam memori,
dan samarlah rupa wajah yang dulu kaukenali,
tanah tempatmu berpijak takkan berlari;
kembalilah ke sini, kapan pun kau sudi.
Biar pudar tinta yang mencatat kita,
hingga tak jelas lagi aksara kaubaca,
setidaknya, jangan kau lupa tempat kita bermula.
Pematang Siantar, 16 Mei 2026