Relung yang Tak Pernah Bernama
Karya: Aulia Nastiti MaharaniAku tak pernah tahu
apa sebutan yang pantas untuk kita
bukan rumah,
bukan pula tujuan,
hanya dua arah
yang sempat saling menatap
tanpa pernah benar-benar menetap.
Kau selalu punya tempat untuk pulang,
sementara aku
hanya singgah sebentar di matamu,
lalu hilang
sebelum sempat menjadi kenangan.
Aku memilih diam,
menyimpanmu di relung paling sunyi
tempat rindu tak bersuara
dan harap belajar menghilang.
Bagimu mungkin aku
hanyalah halaman yang terlewat,
namun bagiku
kau adalah kalimat yang tak selesai.
Karena yang paling sunyi bukan kehilangan,
melainkan pernah merasa memiliki
di tempat
yang tak pernah memberiku nama.
Jember,21 April 2026