Catatan Penghindaran
Karya: Belvana Adinda Priani MerinaBerdiri dengan kaki yang tertancap,
Melihat bunga berdansa mengagumi bayangmu,
Langkah ringan yang menerbangkan bagian-bagian diriku,
Binar dari mata yang menenggelamkan tiap napasku
Mencoba menjahit kelopak mata,
Menghindari suara bak senandung semesta,
Tapi yang hadir adalah senyuman seperti bintang malam,
Kucoba lagi,
Menutup mata dengan ribuan daun kering,
Tapi semakin jelas, seolah tersihir,
Mengubur diri dalam tumpukan jerami,
Berharap tak terjangkau terangmu,
Tapi pengkhianatnya,
Hangat datang lebih cepat,
Menghantarkan dingin pergi dari tiap kulitku,
Laksana dekapan sang surya saat musim dingin
Pemalang, 17 Mei 2026