Jejak yang Menyublim
Karya: CALISTA TULIVIAAda ruang yang perlahan kehilangan warna,
tempat ingatan dikikis sunyi yang pongah.
Kau melangkah maju menantang dunia,
sementara aku tertinggal menjadi sejarah.
Aku adalah nama yang tak lagi kau eja,
seperti aroma hujan yang menguap di batas meja.
Lembar demi lembar kisah kita kau lipat,
dibuang jauh ke tempat yang paling senyap.
Kini pelukan waktu membuatku kian samar,
menghilang pelan dari ingatan yang memudar.
Menjadi asing di hati yang pernah bertahta,
terkubur sepi tanpa menyisakan air mata.
Brebes, 19 Mei 2026