Karya: Cindy Winarti
Di bawah langit, kau pernah menjadi tujuan,
Sedang aku rumah bagi doa yang sederhana,
namun keyakinan menjelma jurang perpisahan,
membelah cinta tanpa suara dan jeda.
Kau pergi seperti angin menanggalkan hujan,
tanpa pamit, tanpa alasan yang terbaca,
meninggalkan dadaku penuh pertanyaan,
bagai senja kehilangan warna di cakrawala.
Kini kudengar kau telah menemukan bahagia,
bersama perempuan dengan arah doa yang sama,
sedangkan aku masih memeluk luka yang tersisa,
menjahit rindu pada malam tak bernama.
Aku terlupakan seperti aksara di pasir lautan,
hilang disapu waktu, tertinggal diantara keyakinan
Palembang, 21 mei 2026